Cara mengatasi Error Partisi Failed to Mount di GNU/Linux

Bagi para pengguna GNU/Linux terutama pada distro ubuntu pasti pernah mengalami Partisi yang tidak bisa diakses karena tidak bisa di Mount alias di akses, Kasus ini sering terjadi bagi para pengguna yang menggunakan Dual Boot antara Ubuntu dan Windows. Penyebab dari error mounting dikarenakan partisi tersebut memiliki format NTFS (umumnya digunakan untuk Windows) yang tidak sama dengan format umum partisi pada Linux (ext3 dan ext4). Selain itu, bagi pengguna dual boot Windows dan Linux, error ini juga bisa disebabkan karena ketika kalian menggunakan sistem operasi Ubuntu, pada saat yang bersamaan sistem operasi Windows sedang dalam keadaan hibernasi, sleep, atau mati mendadak karena arus terputus.

Berikut adalah Gambar Pesan error yang muncul

Error Log

Error mounting /dev/sda5 at /media/acer/Data : Command-line `mount -t “ntfs” -o “uhelper=udisks2,nodev,nosuid,uid=1000,gid=1000” “/dev/sda5” “/media/anu/Data “‘ exited with non-zero exit status 14: The disk contains an unclean file system (0, 0).
Metadata kept in Windows cache, refused to mount.
Failed to mount ‘/dev/sda5‘: Operation not permitted
The NTFS partition is in an unsafe state. Please resume and shutdown
Windows fully (no hibernation or fast restarting), or mount the volume
read-only with the ‘ro’ mount option.

Jadi Bagaimana Cara Mengatasi Partisi tidak error saat di akses ini?

Solusi yang pertama ialah dengan masuk ke Windows nya dan Matikan Windows dengan Benar

Namun jika masih terjadi Error Langkah Kedua adalah

Masuk Ke Linux atau Ubuntu Kalian

Buka Terminal Ketika Perintah ini di terminal

sudo ntfsfix LokasiPartisi

Contoh

sudo ntfsfix /dev/sda5

Lalu Tekan Enter dan Masukan Password Root kamu (jika diminta)

Setelah selesai Tutup Terminal dan Bukalah Partisi yang tadinya tidak bisa dibuka, maka partisi akan kembali bisa di buka seperti biasa, cara ini bisa digunakan pada Distro lain yang masih satu turunan dengan Debian atau ubuntu, seperti Linux Mint, Linux Lite, Backbox, Kubuntu, Xubuntu, Lubuntu dan distro lainya yang memang based dari Debian maupun ubuntu.

OK sekian postingan kali ini semoga bermanfaat. jika ada kendala Erro jangn sungkan untuk bertanya di kolom Komentar

You May Also Like

About the Author: deni

Hanya orang yang suka Membaca, Berselanjar di Internet, Menyukai makanan Berkuah atau Sup dan tidak suka dengan Keramaian, Sangat Hobi dengan aktivitas Luar Ruangan Seprti mendaki Gunung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *