9 Jenis Status yang Seharusnya tidak boleh ada di Jejaring Social

Jejaring Sosial atau lebih dikenal dalam bahasa inggris Sosial media merupakan suatu wadah untuk berkomunikasi di dalam dunia maya, Dewasa ini dunia maya merupakan dunia kedua dalam hidup kita, kita hanya perlu membuka Handphond, Gadget atau Komputer kita maka kita bisa mengetahui apa yang terjadi di belahan dunia hari ini.

Perkembangan social media juga sangat pesat dan banyak, social media sangat diminati oleh kalangan Netizen (sebutan untuk orang yang menggunakan Internet) mereka bisa saling berinteraksi satu sama lain, berbagi cerita, mendapatkan informasi, saling berbagi foto, dan masih banyak lagi layaknya orang mengobrol.

Namun di setiap keindahan selalu saja ada bayangan akan negativ, mungkin ada banyak manfaat dari jejaring sosial namun juga diantaranya tidak sedikit pula orang yang merasa dirugikan akan jejaring sosial itu sendiri, Mereka bukan dirugikan atas Layanan internet atau pihak pengembang jejaring sosial itu sendiri, tetapi melainkan dari ulah netizen itu sendiri.

Banyak netizen yang terlalu antusias menggunakan jejaring sosial, namun terkadang mereka bisa lepas dari kontrol sosial, mereka saling menghina antar satu sama lain, antar intansi dan tak jarang bahkan bisa berakhir di jalur hukum, lantas siapa yang dugikan disini? tidak lain adalah mereka sendiri yang menggunakan jejaring sosial itu.

Sebagain hal-hal negatif yang timbul dari adanya Sosial media adalah melaui update status, update status merupakan hal wajib bagi netizen untuk saling berbagi, namun dari sinilah akar permasalahannya. Sekarang SUINGKAT akan membagikan Jenis-jenis Status apa saja yang seharusnya tidak ada di sosial media.

INI DIA 9 JENIS STATUS YANG SEHARUSNYA TIDAK ADA D JEJARING SOSIAL

1. Liburan

Kaget?? kok bisa liburan termasuk salah satu jenis Status yang tidak boleh ada di sosial media?.
memang rasanya agak aneh, kita menggunakan social media untuk saling berbagi termasuk berbagi dan memberikan informasi tempat diaman kita berada, tahukah anda jika anda membagikan foto atau video ke sosial media di saat anda berada di tempat wisata itu beresiko terhadap keamanan anda, anda tidak akan tahu siapa saja yang melihat foto anda di sosial media itu sendiri, mungkin di fikiran anda yang melihat adalah teman atau keluarga anda di rumah, namun tidak mungkin menutup kemungkinan ada orang yang bermaksud kurang baik yang melihat foto atau video anda dan melakukan tindakan kriminal saat itu juga di lokasi liburan anda.
jadi simpanlah foto dan video anda dengan baik dan mulai mengunggahnya nanti setelah anda berada di rumah.

2. Geolocation dan GPS

sama seperti nomer 1 Geolocation dan GPS bahkan lebih beresiko, aplikasi sosial media seperti Twitter dan patch sering sekali menggunakan Geolocation dan GPS, jika anda mengaktifkan fitur ini orang akan tahu posisi anda dimana, tidak menutup kemungkinan juga ada orang yang bertindak kriminal terhadap anda dan keluarga, jadi waspadalah terhadap kejahatan.

3. Informasi Pribadi yang Sensitif

Pernah dengar kasus yang ramai di Path awal tahun ini, ya dialah Banyu Biru yang mepublikasikan data diri berupa surat resmi pengangkatan dirinya menjadi staff Badan Intelejen Negara (BIN). selalu ingat bahwa tidak semua informasi pribadi itu boleh dipublikasikan di sosial media, lihat lah aspek-aspek yang berkaitan dan di kaji dulu baik atau buruknya jika data pribadi kita di upload dan di ketahui secara publik. yang dirugikan bukan lah orang lain melainkan anda sendiri.

4. Keluhan dan Penghinaan

Ini merupakan salah satu Status yang sangat sering di tulis oleh netizen, banyak sekali keluhan atau bahkan menjurus penghinanaan terhadap suatu instansi atau perorangan, beberapa kasus telah ada dan berakhir di jalur hukum, seperti yang baru saja kemarin tentang salah satu anggota Keamanan yang membuat status tentang Terror bom di Tamrin dan secara langsung tertulis merendahkan Instansi keamanan lainya, sontak saja itu menjadi viral dan pembicaraan di kalangan netizen sendiri. dan kasusnya pun berakhir ke jalur persidangan.
anda pasti tidak ingin kan jika menulis status bisa berbuah kriminal. maka dari itu jika mendapat pelayanan kurang baik atau mempunyai keluhan silahkan sampaikan secara pribadi dan tertutup antara anda dan pihak yang anda keluhkan, itu akan lebih baik dari pada menulisnya secara publik untuk orang banyak.

5. Mengumbar kejelekan orang lain

Kontrol pribadi sangat diperlukan disini agar tidak terjadi hal-hal yang membuat orang lain tersinggung, mencemarkan nama baik dan membuat nama orang itu jelek di mata orang lain merupakan tindakan tidak terpuji. jika anda memang mempunyai masalah terhadap seseorang maka selesaikanlah secara pribadi bukan menulisnya sebagai status dan membagiakannya itu malah bisa membuat kasus itu bertambah besar jika orang itu tidak terima akan perilaku anda.

6. Pamer Barang mahal yang baru di beli

Ini juga menjadi salah satu permasalahan yang dijumpai oleh orang-orang yang bergelut di media sosial. Sebagian orang “kaget” dengan kultur dunia maya yang serba cepat dan mudah akan cenderung melakukan hal yang sebelumnya tidak bisa dilakukan di dunia nyata secara terang-terangan. Salah satunya adalah pamer akan barang baru seperti elektronik atau pakaian. Ancaman apa yang bisa didapatkan dari pamer di dunia maya? Banyak, di antaranya adalah meningkatkan ego dan menurunkan kepercaya-dirian dari netizen yang lain. Selain itu, jangan lupakan pula bahwa internet juga didiami oleh orang-orang tidak bertanggungjawab dan ingin untuk mengambil berbagai macam harta dari target yang lengah. Salah satunya ya kepada orang-orang teledor seperti itu.

7. Saran Pribadi yang belum terjamin

Mengomentari dan memberikan saran terhadap orang lain atau instansi itu bagus dan diperbolehkan asal dilakukan dengan cara yang benar, namun terkadang kita memberikan saran yang terlalu tinggi atau seakan meremehkan orang yang akan kita berikan saran, kita menulis status tentang saran terhadap mereka namun belum tentu mereka menanggapi dengan positif saran kita bahkan parahnya mereka menanggapi dengan negatif. lantas bagaimana solusinya? gampang saja katakanlah komentarmu, pendapatmu dan saranmu secara pribadi dengan mereka dan jika mereka menolak maka biarkanlah karena hanya di ketahui oleh kita dan mereka, namun jika mereka menerima dan berterima kasih atas saran yang diberikan maka dengan senang hati mereka akan menuliskan status tentang terima kasih atas saran dari kita secara publik maka itu lebih terlihat bangga dan membantu bukan?

8.Membagikan berita yang belum teruji kebenaranya

Terkadang netizen sangat antusias terhadap suatu kejadian dan berita, maka dari itu setiap berita yang mereka lihat atau baca dari netizen lainya maka mereka akan langsung mempercayainya dan bahkan menyebarkannya kembali dan menjadi viral. itu bagus selagi berita yang di bagikan adalah berita yang telah terbukti kebenaranya dan layak untuk diberitakan, namun bagaimana dengan berita yang belum teruji kebenarannya dan bahkan terkesan HOAX maka itu akan menimbulkan kontrofersi bisa saja anda di tuntut oleh pihak yang merasa dirugikan atas berita itu. maka dari itu lebih selektif lah untuk membagikan kontent atau berita, telusuri dulu kebenaran dan asalnya.


9. Inkonsisten dan seakan meninggikan diri sendiri

Kebohongan publik yang sangat besar dan itu adalah diri anda sendiri, anda sering menulis tentang agama, motivasi, atau lainya di status anda namun anda yang sebenarnya di dunia nyata adalah kebalikan dari itu semua, lantas apa yang akan anda lakukan jika anda di wawancarai tentang hal itu?
maka dari itu jadilah diri anda sendri, jika anda mempunyai sikap A di dunia nyata ya anda harus bersikap A juga di dunia maya maka tidak ada orang yang mennggap anda sebagai pembohong besar.

sumber Gambar
Artikel

itulah 9 jenis status yang seharusnya tidak ada di sosial media, apakah anda pernah atau masih melakukannya? segeralah berhenti dan rubahlah diri anda menjadi lebih baik, Dunia maya sama dengan dunia nyata, ada kehidupan, ada kebaikan dan ada kejahatan, andalah kunci dari semua itu, buat diri anda menjadi lebih baik karena keuntungan atau kerugian yang didapat andalah yang merasakannya.

artikel ini ditulis oleh Suingkat di olah dari beberapa sumber, dan bebas untuk dibagikan kepada orang lain dengan catatan mencantumkan sumber resminya.
Silahkan bagikan kepada teman anda semoga bermanfaat.

You May Also Like

About the Author: deni

Hanya orang yang suka Membaca, Berselanjar di Internet, Menyukai makanan Berkuah atau Sup dan tidak suka dengan Keramaian, Sangat Hobi dengan aktivitas Luar Ruangan Seprti mendaki Gunung

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *